Pagi hari setelah lepas duha,aku telah siap dan berangkat di jemput Ketua Yayasan IPC ke MTs IPC Padamulya untuk ikut menyambut hari pertama tahun ajaran baru 2014 .
Suasana di MTs IPC Pada mulya terasa semangat dan ceria dengan kehadiran para siswa/i baru sejumlah lebih kurang 30 orang juga para siswa/i kelas VIII dan IX.
Di ruang kantor telah hadir Kepala TU dan Bendahara MTs,mantan Kepala Madrasah periode 2010-2014,stap TU dan stap pengajar dan pengurus/penjaga sekolah.
Setelah jam 12 siang aku kembali ke rumah diantar stap TU untuk menghadap Kepala Yayasan dan Kepala Madrasah baru periode 2014-2018 untuk menyelesaikan hal hal yang harus segera di bereskan.
Yang perlu di perhatikan dalam rangka program pencerdasan anak bangsa di MTs IPC ini adalah Data autentik siswa/i yang menyangkut BOS dan BSM.
Dimana bagi Kepala Madrasah baru bahwa data siswa/i ini ingin di laporkan ke Kemenag adalah data yang sesungguhnya.
Namun bagi Ketua yayasan menegaskan bahwa ini tetap harus dipertahankan walau pun laporan selama ini adalah tidak sesungguhnya alias fiktif,yaitu jumlah siswa/i kurang lebih 190 orang,pada kenyataan nya adalah 136 orang.
Ketua yayasan mengatakan ini adalah asset yang kita miliki untuk menjalankan lembaga ini,dan yang kita ambil adalah uang Negara dan di gunakan untuk kepentingan pendidikan juga.
Ini sebuah kenyataan,apakah hal seperti ini bisa di bilang baik/benar,padahal jelas jelas sebuah kebohongan!
Akankah berbuah kebaikan kalau landasan dan keyakinannya di dasari ke bohongan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar